X
Call & SMS. +855 78340187       Blackberry. 25C9B9D0
Oriental Casino

APPI Beberkan Nasib Pemain Yang Masih Memiliki Hak Gaji

Update Terakhir: November 24, 2013

APPI Beberkan Nasib Pemain Yang Masih Memiliki Hak Gaji

APPI Beberkan Nasib Pemain Yang Masih Memiliki Hak Gaji

Kompetisi ISL akan segera bergulir awal tahun depan. PSSI sudah mulai mengadakan verifikasi dan memberikan lima syarat lolos uji verifikasi salah satunya adalah masalah tunggakan gaji pemain. Klub yang ingin di verifikasi harus menyelesaikan masalah pembayaran tunggakan gaji pemain sebelum 5 Desember nanti. Jika klub tidak bisa menyelesaikan masalah tersebut maka dipastikan PSSI menolak untuk melakukan verifikasi terhadap klub tersebut. Berdasarkan data APPI terungkap ada beberapa pemain yang masih belum menerima gaji mereka beberapa bulan bahkan ada yang belum menerima gaji musim sebelumnya. Selain itu ada beberapa pemain dengan kondisi yang memprihatinkan. APPI menceritakan beberapa pemain yang masih menunggu pelunasan gaji dari klub masing masing diantaranya adalah :

1. Alamsyah Nasution dan Irwin Ramadhana

Kedua mantan pemain PSMS Medan ( Divisi Utama PT Liga Indonesia 2012/2013 ) ini kondisi nya memprihatinkan. Alamsyah dan Irwin belum digaji selama 10 bulan. Meski sempat berusaha untuk memperjuangkan hak mereka dengan menemui PSSI namun hingga kini mereka belum menerima gaji yang dijanjikan. Alamsyah terpaksa menyambung hidupnya dengan bekerja serabutan. Dia menjaga pemancingan dan menjadi sopir becak untuk menghidupi keluarganya. Sedangkan Irwin bekerja sebagai satpam disebuah bank di Medan

2. Hidayat Berutu

Kondisi pemain Perseman ini sungguh menyedihkan. Mantan kiper Timnas U-22 ini mengalami cedera dan gajinya masih belum dibayar selama lima bulan. Biaya perawatan cedera seharusnya menjadi tanggung jawab klub, namun dirinya yang tidak memiliki uang terpaksa menjual seragam timnasnya dan medali nya lewat situs online untuk membiayai pengobatannya. Meski kondisi nya mulai membaik, namun Hidayat masih membutuhkan dana 50 juta hingga 57 juta untuk melanjutkan terapi agar kondisinya bisa kembali normal.

3. Fernando Soler

Pemain sepak bola asal Argentina ini dikontrak lagi oleh PT Pengelola Persebaya Indonesia sejak Februari 2013 selama 10 bulan. Namun hingga tim APPI mendatangi rumah kontrakannya gajinya baru dibayarkan dua bulan. Yang lebih mengenaskan lagi, Fernando Soler, istri beserta ketiga anaknya diusir paksa dari kontrakan mereka karena tidak memiliki uang untuk membayar sewa dan saat ini tidak tahu akan tinggal dimana. Selain gajinya di musim ini, Persebaya juga belum membayar dua bulan gaji pada musim lalu. Mereka tidak bisa pulang ke negaranya karena paspornya dan paspor keluarganya ditahan pihak imigrsi. Untuk mendapatkannya kembali dibutuhkan sejumlah uang. Padahal didalam kontrak tercantum bahwa masalah paspor dan kitas adalah tanggung jawab klub, namun hingga kini masalah tersebut tidak kunjung diurus.

4. Lucky Diokpara

Persisko kabarnya belum membayar gajinya selama enam bulan. Lucky sempat ditahan oleh Dirjen imigrasi Jakarta beberapa bulan karena overstay dan tidak memiliki ijin tinggal yang sah. Padahal masalah tersebut adalah tanggung jawab klubnya. Ironisnya dikabarkan bahwa yang melaporkan dirinya mengenai ijin tinggal tersebut adalah Persisko sendiri.

5. Alm. Abdoulaye Sekou Camara

Camara meninggal dunia saat menjalani latihan bersama Pelita Bandung Raya (PBR). APPI mendapat informasi dari agen Camara bahwa PSAP sigli dan Persiwa Wamena tempat Camara bermain pada musim lalu masih memiliki utang gaji almarhum yang belum dibayar hingga kini.

6. Traore Moussa dan Sylla Bamba

Kedua pemain asal Mali ini Tidak mendapatkan gajinya selama satu musim dari PSAP Sigli. Meski sudah memperjuangkan haknya hingga mengirimkan surat somasi namun pihak klub tetap tidak membayar gaji mereka. Padahal mereka membutuhkan uang untuk kembali ke negaranya.