X
Call & SMS. +855 78340187       Blackberry. 25C9B9D0
Oriental Casino

Clarence Seedorf Ingin Rasa Hormat

Update Terakhir: May 12, 2014

Clarence Seedorf Ingin Rasa Hormat

Clarence Seedorf Ingin Rasa Hormat

Clarence Seedorf Ingin Rasa Hormat – Pelatih yang berusia 38 tahun itu mengatakan bahwa dirinya tidak bisa mengerti apa yang dimaksudkan oleh sang presiden klub ketika dirinya mengatakan bahwa orang tua bisa menangani ruang ganti San Siro. Pelatih AC Milan saat ini yang tak lain adalah Clarence Seedorf telah menuntut agar dirinya diperlakukan dengan hormat setelah mendapatkan hinaan dari presiden Silvio Berlusconi pada hari Sabtu kemarin. Pelatih yang berasal dari Belanda mengambil alih pucuk pimpinan dari Rossoneri pada bulan Januari kemarin pada tahun ini menyusul pemecatan yang diterima oleh Massimiliano Allegri dan sang pelatih telah berhasil membawa klub tersebut merangkak naik di dalam tabel klasemen Liga Serie A Italia sebagaimana mereka kin sedang berusaha untuk bisa mengamankan satu tempat di kompetisi Liga Eropa.

Akan tetapi, Berlusconi mengejek gaya manajemen yang dilakukan oleh sang pelatih yang masih pemula tersebut, dengan bersikeras mengatakan bahwa orang-orang yang sudah tua yang menderita demensia akan mampu mengontrol ruang ganti Milan, mengetahui hal itu, Seedorf tidak tinggal diam dan membalas kembali hinaan dari mantan perdana menteri Italia itu dalam konferensi pers. “Saya tidak memiliki apa-apa untuk dikatakan, saya tidak mengerti apa yang sebenarnya dia katakan. Saya hanya berpikir tentang tim dan juga para pemain.” “Saya bisa bercanda dan mengatakan bahwa itu memang mudah untuk mengelola klub ini. Saya merasa senang bahwa beberapa pemain secara terbuka mengatakan bahwa mereka dekat dengan saya, jika mereka mengatakan hal itu, maka itu berarti bahwa mereka memang bersungguh-sungguh.”

Clarence Seedorf Ingin Rasa Hormat

Ketika ditanya terkait dengan pujian yang diberikan oleh Berlusconi kepada Vicenzo, pria yang juga merupakan seorang pelatih dari Fiorentina, Seedorf dengan santai mengatakan bahwa pertanyaan tersebut tidak seharusnya ditanyakan kepadanya. “Saya tidak ingin berbicara tentang presiden dengan kamu, saya merasa santai. Dia memuji Vincenzo Montella? Kamu tidak harus bertanya kepada saya, dia yang mengatakan hal itu. Kamu sedang berbicara dengan dinding bata ketika bertanya kepada saya.” “Saya tidak ingin tergoda, saya sudah menjawab pertanyaan ini. Saya tidak ingin diperlakukan seperti seseorang yang bodoh, saya ingin dihormati.” “Saya tahu bahwa saya baru bekerja sebagai seorang pelatih selama tiga bulan, akan tetapi saya sudah berada di dunia sepakbola selama 22 tahun dan saya tidak bodoh. Saya selalu hormat kepada media dan saya ingin agar wartawan juga hormat kepada saya.”

Rossoneri baru saja selesai memainkan laga lanjutan Liga Serie A Italia pada hari Minggu tadi kontra Atalanta akan tetapi anak buah Seedorf harus rela menderita kekalahan dengan skor akhir 2-1. Hasil kekalahan tersebut menggangu harapan mereka untuk bisa tampil di kompetisi Liga Eropa pada musim depan. Dimana Milan bisa saja terpaut empat poin dari Torino yang berada di posisi ke enam dengan hanya tersisa satu laga lagi. Clarence Seedorf Ingin Rasa Hormat

Clarence Seedorf Ingin Rasa Hormat