X
Call & SMS. +855 78340187       Blackberry. 25C9B9D0
Oriental Casino

Legiun Perancis Kemungkinan Eksodus Dari Newcastle

Update Terakhir: February 24, 2014

Legiun Perancis Kemungkinan Eksodus Dari Newcastle

Legiun Perancis Kemungkinan Eksodus Dari Newcastle

Legiun Perancis Kemungkinan Eksodus Dari Newcastle – Lagu kebangsaan La Marseillaise berkumandang di Newcastle ketika mereka hendak bermain melawan Southampton. Hari yang dideklarasikan sebagai “Hari Perancis” di klub Timur Laut Inggris tersebut mulai diwarnai dengan atribut asal negara Perancis, sehubungan dengan banyaknya punggawa mereka yang berasal dari negara Napoleon Bonaparte tersebut. “Bawalah ‘tiga warna’ anda,” tulis situs Newcastle United. Diantara sekian banyak suporter, terdapat pula yang mengenakan kostum klasik hitam putih ala Newcastle, dicampur dengan warna biru khas Perancis. Mengingat kembali pada Januari 2013, Newcastle United merekrut lima orang pemain asal Perancis guna meningkatkan kualitas skuad mereka.

Legiun Perancis Kemungkinan Eksodus Dari Newcastle – Klub bersikeras bahwa dibalik harga para pemain tersebut yang dinilai tidak begitu mahal, tetap saja biaya untuk agen pemain serta pemain itu sendiri menjadikan total ke-5 transfer tersebut di kisaran 33 juta poundsterling. Saat itu, Newcastle tengah membutuhkan momentum dan pemain baru yang mampu membawa kesegaran bagi publik Geordie, dimana mereka sedang bertarung melawan degradasi. Sosok penting di balik seluruh rekrutan asal Perancis tersebut adalah Graham Carr. Dengan kemampuan scouting yang tak diragukan lagi, ia berhasil membawa Mathieu Debuchy, Moussa Sissoko, Massadio Haidara, Yoan Gouffran, dan Mapou Yanga-Mbiwa ke klub. Banyak kalangan menilai bahwa Newcastle mencoba mengulang kebijakan transfer yang dilakukan Arsene Wenger dulu di Arsenal.

Legiun Perancis Kemungkinan Eksodus Dari Newcastle – Dimana terdapat pemain-pemain seperti Patrick Vieira, Robert Pires, dan Thierry Henry, menyebut sejumlah nama yang sukses menjadi punggawa andalan The Gunners. Namun, kini para pemain tersebut dapat saja melakukan eksodus beramai-ramai pasca dijualnya sang bintang Newcastle, Yohan Cabaye. Pemain yang memiliki pengaruh besar di antara kontingen Perancis tersebut pada akhirnya dijual ke Paris Saint-Germain, klub dimana ia dapat merasakan bermain di Liga Champions. Dengan usia yang telah mencapai 28 tahun, adalah tepat baginya pindah untuk merasakan atmosfir kompetisi populer itu. Namun, hal ini dapat berkonsekuensi eksodus bagi para pemain asal Perancis yang kini ada di Newcastle. Terkait kian banyaknya pemain asal Perancis di klub asuhannya, Pardew berkata:

Legiun Perancis Kemungkinan Eksodus Dari Newcastle”Banyaknya pemain Perancis yang kami rekrut adalah dikarenakan kekuatan pasar. Apa yang dilakukan Arsene Wenger dulu ketika ia tiba di sini (Inggris) dilakukan dengan alasan yang sama, ia berpikir bahwa ia telah mendapatkan nilai yang lebih. Saya sangat kecewa karena tidak memiliki pemain berbasis di Inggris untuk tim saya. Saya berkeinginan untuk merekrut lebih banyak para pemain yang berbasis di Inggris, namun saya tentu saja takkan berdepat dengan kontingen Perancis yang telah terlebih dahulu kami miliki. Mereka semua brilian, ini merupakan pasar dunia. Kami telah menetapkan satu tujuan di dalam klub dimana kami tak berkehendak untuk membeli lagi pemain dari luar Inggris.”