X
Call & SMS. +855 78340187       Blackberry. 25C9B9D0
Oriental Casino

Poyet Minta Kartu Merah Brown Dicabut

Update Terakhir: November 25, 2013

Poyet Minta Kartu Merah Brown Dicabut

Poyet Minta Kartu Merah Brown Dicabut

Ada-ada saja ulah pelatih yang satu ini. Setelah timnya kembali menelan hasil buruk di akhir pekan kemarin, pelatih Sunderland Gustavo Poyet meminta pengurus wasit Mike Riley untuk meminta maaf atas keputusan kartu merah yang diberikan salah satu anak buahnya kepada bek Wes Brown. Kekalahan dua gol tanpa balas Sunderland atas tuan rumah Stoke City dianggap merupakan salah satu biang kegagalan timnya, kala wasit Kevin Friend langsung mengeluarkan kartu merah kepada Wes Brown, atas tekel yang dilakukan kepada Charlie Adam, meski dari pengamatannya terlihat bola itu diambil dengan cara yang bersih. Setidaknya itu yang diminta dari seorang Gus Poyet, setelah mengetahui bahwa pada pekan lalu Riley menelpon pelatih West Bromwich Albion Steve Clarke, setelah secara kontroversi penalti terjadi di menit-menit akhir yang menyelamatkan Chelsea dari kekalahan. “Mungkin Mike harus menelpon saya. Mulai saat ini telepon saya akan tetap nyala dan menunggu permintaan maaf dari dirinya,” tandas Poyet seperti dilansir media lokal Inggris.

Sunderland sebenarnya tengah mengejar ketertinggalan 1-0 namun insiden pada menit ke-30 ketika Adam dijatuhkan oleh Brown, sehingga memaksakan pencetak gol pertama Stoke mengerang kesakitan, sebelum Friend akhirnya merogoh kartu merah dan diberikan kepada Brown. Poyet, yang bereaksi keras pada waktu bersamaan, mengumpat dengan kata-kata kepada salah satu ofisial pada pertandingan tersebut dan bahkan tambah emosi dengan melemparkan mantelnya ke tanah, sambil berujar: “Entah kami mendapatkan permintaan maaf atau anda tidak mengizinkan saya untuk mengajukan banding terhadap kartu merah tersebut agar dicabut.  Kami menerima keputusan yang keliru dari wasit tersebut dan tetap melanjutkan pekerjaannya. “Terkadang kami bertanya terhadap diri kami apa yang telah terjadi, karena keputusan ini sungguh sulit untuk dicerna. Saya ingin seseorang menjelaskan atas situasi apa yang telah terjadi. Jika anda mampu menjelaskan situasi itu dengan nada yang berbeda, mungkin saya akan memberi sebuah apresiasi lebih kepada wasit.

“Tetapi satu hal yang pasti kami tidak akan mendapatkan penjelasan itu. Apakah itu sebuah tekel dengan menggunakan dua kaki? Tidak. Apakah ia tidak dapat mengendalikan dirinya? Tentu saja tidak. Apakah pihak lawan berada pada posisi yang membahayakan? Tidak. Apakah ia melakukan kontak? Tidak. Tolong beri penjelasan yang membuat saya bisa jauh lebih tenang. Karena ini semua sulit untuk diterima.” Riley, salah satu orang yang bertugas penuh dalam mengendalikan Dewan Pejabat Pertandingan Profesional, telah menghubungi Clarke dan mengajukan permintaan maaf atas kesalahan yang dilakukan wasit Andre Marriner saat menghadiahi penalti kepada Chelsea di menit-menit akhir, yang berkesudahan dengan skor 2-2 saat kontra West Bromwich Albion pada 9 November lalu. Poyet menambahkan: “Saya meminta kepada pihak asosiasi wasit untuk mengajukan permohonan maaf kali ini. “Mereka telah melakukannya pada pekan lalu. Saya pikir ini merupakan hal yang adil – mereka menelpon pelatih Britania Raya dan saya pikir ini waktunya bagi mereka menelpon pelatih non Inggris.”